Senin, 18 November 2019

Perihal rindu

Perihal rindu..

Pertemuan tidak memberikan jaminan untuk tidak lagi merindu

Apalah daya, rindu diantara kita terlanjur bernyawa. Saat dekat, ia hanya jinak. Ada jarak, ia meringik

Dan aku hanya bisa diam, menutup mata, memutar kenangan. Berharap rindu sedikit berkurang

Adakah elemen pengendali rindu?

Rinduku juga menarik,
Diam tak berkutik
Saat yg ku rindukan di depan mata
Aku larut terlena.
Perihal rindu
Ada banyak rasa di dalamnya
Dan teramat menyiksa

Lalu, kita tumpukan dimana perihal rindu ini? Yg makin hari kian menumpuk

Kau tau. Rinduku tak biasa
Tak ingin melepas, tapi tak ada alasan pula untuk menahan

Terkadang terasa berat merinduimu.
Apakah aku berhak
Apa aku mampu
Ketika rinduku hanya sebatas semilir angin tersampaikan padamu

Seperti tak punya nyawa untuk bisa berjalan ke arahmu, lunglai tak ada daya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Besar harapan penulis agar sekiranya dapat berkomentar dengan maksud memotivasi (tidak m*nc*la/m*ngh*na)