Sabtu, 09 Mei 2020
Tanpa judul
Di luar sana terlihat indah
Kicauan burung-burung
Matahari yang cerah
Gunung tinggi menjulang
Juga pesan yang terselubung
Dedaunan berguguran
Alam meniupnya tak tentu arah
Kadang ke tepian
Terkadang di biarkan jatuh
Juga di bawanya mengambang di tengah lautan
Ombak berdesir, berbisik dengan sumbang “semoga lekas kembali"
Kilauan senja memantul di atas gelombang ombak
Melambai-lambai kepada keraguan
Entah apa yang terjadi
Lelah hati menebak-nebak
Menyisakan isak, di tengah gelombang malam tanpa penerangan
Minggu, 22 Maret 2020
Malam sepi
Malam sepi
Malam itu tak seorangpun memperhatikan kita
Ku sanding matamu
Menatap kilauan cahaya di kejauhan
Suara bising masing-masing handphone mereka menyertai
Diam menjadi komunikasi kita satu-satunya
Beberapa menit berlalu
Kita masih sama
Sama-sama hanyut dalam halusinasi
Entah dia sadar kehadiran ku atau tidak, aku menutup mataku
Seketika aku merasakan sesuatu yang lembut dan hangat
Aku berfikir itu mungkin halusinasi ku
Tak ingin cepat ku buka mataku
Rasanya semakin hangat
Begitu melumat dan bergejolak
Malam itu tak seorangpun memperhatikan kita
Ku sanding matamu
Menatap kilauan cahaya di kejauhan
Suara bising masing-masing handphone mereka menyertai
Diam menjadi komunikasi kita satu-satunya
Beberapa menit berlalu
Kita masih sama
Sama-sama hanyut dalam halusinasi
Entah dia sadar kehadiran ku atau tidak, aku menutup mataku
Seketika aku merasakan sesuatu yang lembut dan hangat
Aku berfikir itu mungkin halusinasi ku
Tak ingin cepat ku buka mataku
Rasanya semakin hangat
Begitu melumat dan bergejolak
Sabtu, 01 Februari 2020
Pikir ku
Aku pikir malam begitu singkat,
Ternyata amat panjang.
Aku pikir langit berbintang,
Ternyata mendung.
Aku pikir kamu paham,
Aku pikir masih sama,
Ternyata tidak.
Heeuuhhhhhhhh
Aku pikir, aku pikir
Aku pikir
Ternyata hanya pikir ku saja.
Ternyata amat panjang.
Aku pikir langit berbintang,
Ternyata mendung.
Aku pikir kamu paham,
Aku pikir masih sama,
Ternyata tidak.
Heeuuhhhhhhhh
Aku pikir, aku pikir
Aku pikir
Ternyata hanya pikir ku saja.
Jumat, 27 Desember 2019
Rindu yang tak usai
Rindu yang tak usai
Pada gelap pekat malam ini
Rintik hujan memecah keheningan
Menyusur dalam sela-sela kegelisahan
Pada malam yang panjang
Aku berpadu pada rindu
Berselimut kan sepi
Akan jarak yang terbentang
Diam
Aku rindu
Biarkan aku menari bersama
Melodi rindu, rintikan hujan bersenandung
Ahhhh.....
Aku tersungkur
Sambil memeluk erat bayangmu yang terlanjur pergi
Aku jatuh
Kembali aku merindu
Pada gelap pekat malam ini
Rintik hujan memecah keheningan
Menyusur dalam sela-sela kegelisahan
Pada malam yang panjang
Aku berpadu pada rindu
Berselimut kan sepi
Akan jarak yang terbentang
Diam
Aku rindu
Biarkan aku menari bersama
Melodi rindu, rintikan hujan bersenandung
Ahhhh.....
Aku tersungkur
Sambil memeluk erat bayangmu yang terlanjur pergi
Aku jatuh
Kembali aku merindu
Rabu, 18 Desember 2019
.waktu..
Atas waktu
Yang bergulir maju
Kau sibuk dengan jemarimu
Dengan beribu imaji di kepalamu
Pada diriku
Berjalan, menunggu mu
Bersama waktu
Pada waktu
Untuk dirimu
Yang tetap di situ dengan kesibukan mu
Atas waktu yang jauh berlalu
Kau bangkit, dan tak kau temukan lagi diriku
Minggu, 08 Desember 2019
Diam
Diam
Dalam sunyi
Keheningan bersahutan
Membelah samudra
Di sela binar" Rembulan
Atas rasa
Formalitas
Itulah yang terjadi
Atas lenggang nya rasa
Dilema
Akan hujan turun
Tidak pula memecah diam
Begitu bungkam
Pada hujan
Derai mu tanda bahagia
Tidak untuk kita
Dalam sunyi
Keheningan bersahutan
Membelah samudra
Di sela binar" Rembulan
Atas rasa
Formalitas
Itulah yang terjadi
Atas lenggang nya rasa
Dilema
Akan hujan turun
Tidak pula memecah diam
Begitu bungkam
Pada hujan
Derai mu tanda bahagia
Tidak untuk kita
Rabu, 27 November 2019
Hanya pada waktu
Hanya pada waktu
Pada waktu aku menumpahkan nya
Dengan senja yang perlahan menepi
Membias semua rasa
Agar luka tak datang lagi
Hanya waktu yang tersisa
Pada waktu aku bercengkrama
Disaat yang ku puja
Tak lagi ada untuk sandaran atas simpuhan derita
Pada waktu, aku bercerita
Tentang detik ini
Atas dia yang tak lagi ada
Pada waktu aku menumpahkan nya
Dengan senja yang perlahan menepi
Membias semua rasa
Agar luka tak datang lagi
Hanya waktu yang tersisa
Pada waktu aku bercengkrama
Disaat yang ku puja
Tak lagi ada untuk sandaran atas simpuhan derita
Pada waktu, aku bercerita
Tentang detik ini
Atas dia yang tak lagi ada
Langganan:
Komentar (Atom)
