Sabtu, 10 September 2022

📜

 

Ombak berdesir

Gelegar tawa

Dan kesunyian yang semakin menyeruak


Katamu tenang saja

Kau akan menjadi benteng terkuat untuk segala hal yang rapuh di dalam nya


Sembari menyapu gelisah 

Dengan lembut membelai wajahku 

Bahkan tanpa ragu


Seorang menepuk pundak ku

Seraya mengingatkan waktunya pulang


Sedikit lucu untuk di ingat

Gumamku sebelum beranjak

"Memalukan, tertipu lagi"


~neNg

Minggu, 07 Agustus 2022

Bualan

 ***

Seperti tabu untuk di bicarakan

Kedua kaki telanjang 

Bergemuruh, 

Secepat basah lalu mengering

Berdesir,

Hembusan,

Kepuasan,

Keputusasaan, 

Dan menutup mata


Seperti itu saja, lalu berakhir.

Kamis, 14 Juli 2022

Dari sebuah nama

 


Fajar...

Sesuai dengan nama mu

Aku berharap banyak terhadap mu

Tentang kebahagiaan ku

Juga hari-hari ku kedepan

Sekalipun aku kecewa, aku berharap padamu agar menjadi yang paling bersedia ada untuk ku


Aku melihat banyak pada diri mu

Yang tak ku lihat di kebanyakan orang

Jujur.. 

Aku menikmati nya


Sesuai dengan namamu... 

Kehadiran dirimu 

Terbit lah terang

Semoga menjadi cahaya pada setiap jalanku

Setelah waktu" petang(panjang) yang ku lalui

Dengan semua yang tersisa, aku putuskan untuk mempercayakannya padamu

Semoga, yang ku semoga kan dapat kau aminkan

Dan meluluhkan tuhan agar kiranya di jodoh kan


Tentang mu... 

Adalah kerinduan yang terus aku aminkan. 



Selasa, 28 Juni 2022

Tanpa judul

 Jalanan ini tak lagi ramai

Tidak seramai apa yang ada di kepala ku


Angin berhembus

Rindu menyeruak

Membelai lembut batinku


Secangkir kopi hangat datang 

Dengan sebait kalimat

"jangan di biarkan terlalu lama, nanti dingin"

Tergelak aku mendengarnya 


Ternyata banyak hal yang telah berubah

Dan memang harus berubah


Gedung-gedung tinggi 

Jalanan rusak 

Pusat perbelanjaan 

Dan kita


Tak sekali aku mengingat mu

Bahkan duduk di sini adalah untuk mengenang mu

Selasa, 21 Juni 2022

Dalam dirimu

 Seperti halnya buku,


Aku hanya membuka kepada yang ingin aku baca

Bukan semata tertarik dengan penulis atau pun sampulnya


Tetapi dengan apa yang ada di dalamnya

Dalam setiap katanya

Dalam kesatuan kalimat-kalimat nya

Dalam bait setiap lembaran nya


Dalam BUKU

Aku membaca dirimu yang tidak aku baca pada diri yang lain

Senin, 18 April 2022

DIAM

Kita bercengkrama, beradu pendapat

Saling unjuk diri siapa paling tepat

Nyatanya..

Kita hanya diam saling menatap

Tanpa tau apa yang harus terucap


Diam menjadi alasan ku

Saat jauh adalah satuan jarak terdekat yang berlaku untuk ku padamu

Saat jarak berkolaborasi dengan waktu untuk mengulur temu


Terkungkung dalam hangat nya rindu

Ketika diam menjadi saksi terlafalnya syair tentangmu

Untuk menghadirkan sosokmu

Meski sebatas dalam ingatan yang tak padu

DIAM, itu caraku.

Selasa, 12 April 2022

Tempat aman atau nyaman?


Bermodalkan rasa nyaman dia rela di pelacuri

Tubuhnya bak tempat sampah pembuangan sperma

Mengatasnamakan rindu

Pakaiannya habis di lucuti dengan nafsu

Entah pasrah atau mati rasa

Katanya sama saja

Seperti tumbuh di tengah panasnya gurun atau tumbuh di tengah dinginnya salju

Sama saja....

Tak sekalipun menjadi kannya suci kembali.


Ada yang datang tanpa izin..

Ada yang datang karna di panggil...

Ada yang datang karena pamit....


Ruang itu bukti

Benda-benda di dalam nya adalah saksi

Tisu-tisu lusuh berbau anyir


Entah tempat prostitusi

Atau tempat aman

Untuk gadis pelarian