Aku pikir malam begitu singkat,
Ternyata amat panjang.
Aku pikir langit berbintang,
Ternyata mendung.
Aku pikir kamu paham,
Aku pikir masih sama,
Ternyata tidak.
Heeuuhhhhhhhh
Aku pikir, aku pikir
Aku pikir
Ternyata hanya pikir ku saja.
Sabtu, 01 Februari 2020
Jumat, 27 Desember 2019
Rindu yang tak usai
Rindu yang tak usai
Pada gelap pekat malam ini
Rintik hujan memecah keheningan
Menyusur dalam sela-sela kegelisahan
Pada malam yang panjang
Aku berpadu pada rindu
Berselimut kan sepi
Akan jarak yang terbentang
Diam
Aku rindu
Biarkan aku menari bersama
Melodi rindu, rintikan hujan bersenandung
Ahhhh.....
Aku tersungkur
Sambil memeluk erat bayangmu yang terlanjur pergi
Aku jatuh
Kembali aku merindu
Pada gelap pekat malam ini
Rintik hujan memecah keheningan
Menyusur dalam sela-sela kegelisahan
Pada malam yang panjang
Aku berpadu pada rindu
Berselimut kan sepi
Akan jarak yang terbentang
Diam
Aku rindu
Biarkan aku menari bersama
Melodi rindu, rintikan hujan bersenandung
Ahhhh.....
Aku tersungkur
Sambil memeluk erat bayangmu yang terlanjur pergi
Aku jatuh
Kembali aku merindu
Rabu, 18 Desember 2019
.waktu..
Atas waktu
Yang bergulir maju
Kau sibuk dengan jemarimu
Dengan beribu imaji di kepalamu
Pada diriku
Berjalan, menunggu mu
Bersama waktu
Pada waktu
Untuk dirimu
Yang tetap di situ dengan kesibukan mu
Atas waktu yang jauh berlalu
Kau bangkit, dan tak kau temukan lagi diriku
Minggu, 08 Desember 2019
Diam
Diam
Dalam sunyi
Keheningan bersahutan
Membelah samudra
Di sela binar" Rembulan
Atas rasa
Formalitas
Itulah yang terjadi
Atas lenggang nya rasa
Dilema
Akan hujan turun
Tidak pula memecah diam
Begitu bungkam
Pada hujan
Derai mu tanda bahagia
Tidak untuk kita
Dalam sunyi
Keheningan bersahutan
Membelah samudra
Di sela binar" Rembulan
Atas rasa
Formalitas
Itulah yang terjadi
Atas lenggang nya rasa
Dilema
Akan hujan turun
Tidak pula memecah diam
Begitu bungkam
Pada hujan
Derai mu tanda bahagia
Tidak untuk kita
Rabu, 27 November 2019
Hanya pada waktu
Hanya pada waktu
Pada waktu aku menumpahkan nya
Dengan senja yang perlahan menepi
Membias semua rasa
Agar luka tak datang lagi
Hanya waktu yang tersisa
Pada waktu aku bercengkrama
Disaat yang ku puja
Tak lagi ada untuk sandaran atas simpuhan derita
Pada waktu, aku bercerita
Tentang detik ini
Atas dia yang tak lagi ada
Pada waktu aku menumpahkan nya
Dengan senja yang perlahan menepi
Membias semua rasa
Agar luka tak datang lagi
Hanya waktu yang tersisa
Pada waktu aku bercengkrama
Disaat yang ku puja
Tak lagi ada untuk sandaran atas simpuhan derita
Pada waktu, aku bercerita
Tentang detik ini
Atas dia yang tak lagi ada
Sabtu, 23 November 2019
Bukan lagi bagian dunia ini
Waktu berlalu begitu saja
Sedangkan aku masih saja berdiri disini
Menatap diri dengan sepi
Baru saja ku dapati sosokmu
Berjalan ke arah ku dengan tatapan kosong
Berlalu, melewati ku
Tak ku dapati sedikit pun matamu memandang
Aku masih berdiri di sini
Menikmati malam berlalu pergi
Menunggu mentari menampakkan diri
Hingga seketika aku menyadari
Bahwa aku bukan lagi bagian dari dunia ini
Hanya saja, aku masih tertahan untuk berdiri dan menanti
Akan sosok yang tak mungkin menjumpai
Sedangkan aku masih saja berdiri disini
Menatap diri dengan sepi
Baru saja ku dapati sosokmu
Berjalan ke arah ku dengan tatapan kosong
Berlalu, melewati ku
Tak ku dapati sedikit pun matamu memandang
Aku masih berdiri di sini
Menikmati malam berlalu pergi
Menunggu mentari menampakkan diri
Hingga seketika aku menyadari
Bahwa aku bukan lagi bagian dari dunia ini
Hanya saja, aku masih tertahan untuk berdiri dan menanti
Akan sosok yang tak mungkin menjumpai
Kamis, 21 November 2019
Harapan
Pada malam..
Dengan segala kesunyian nya
Aku tertatih, akan sepi yang kau berikan
Dengan segala pekat yang menawan
Padamu aku terdiam
Akan ego yang mengikat untuk tetap bertahan
Namun diri selalu berlari akan kenyataan
Seakan kau patah harapan
Akan angan bersua
Duduk bercengkrama menatap senja
Berjalan bersama di atas bahagia
Hal sederhana yang indah bukan
Namun sayang, itu masih saja jadi khayalan
Biar saja kutitipkan pada bulan
Yang diam-diam menyusup dalam pekat nya malam
Dengan segala kesunyian nya
Aku tertatih, akan sepi yang kau berikan
Dengan segala pekat yang menawan
Padamu aku terdiam
Akan ego yang mengikat untuk tetap bertahan
Namun diri selalu berlari akan kenyataan
Seakan kau patah harapan
Akan angan bersua
Duduk bercengkrama menatap senja
Berjalan bersama di atas bahagia
Hal sederhana yang indah bukan
Namun sayang, itu masih saja jadi khayalan
Biar saja kutitipkan pada bulan
Yang diam-diam menyusup dalam pekat nya malam
Langganan:
Komentar (Atom)