Sepiii...
Gumamku dalam hati. Sembari menatap foto-foto yang tertempel rapi memenuhi dinding kamarku,seakan menarik perhatian untuk mengenang seseorang yang membuat ku ambigu. Aku menghela nafas sambil menata bantal untuk ku tiduri.
Aku yang dulunya seorang yang introvert dengan mudahnya aku di ubah menjadi seorang yang ekstrovert.Seseorang yang sampai sekarang aku tidak paham siapa dirinya, bahkan untuk memahami nya pun terasa sulit sekali.
"Rini dek, bisa kemari sebentar.sekarang?? "
"Oh.iya kk,habis kelas langsung kesitu" Jawabku singkat sambil menutup telfon dari kk OGI dengan perintah nya yang jelas dan tegas.Tidak lama dari itu, kelas di bubarkan akupun bergegas menuju lokasi yang di perintah kan kk OGI tadi,
"Kok, rame banget" Gumamku dalam hati sambil menggandeng kk OGI yang sedari tadi menunggu kedatangan ku.
Ku tatapi satu persatu wajah mereka yang ada di sana. Belum sempat bertanya apa yang terjadi, tiba-tiba kk OGI memeluk dan mengusap-usap punggung ku,dengan suara sedikit serak berkata "yang sabar ya dek".
Lagi-lagi, belum sempat terjawab rasa penasaran ku, aku di arahkan masuk ke dalam rumah. Dengan perasaan was-was aku melewati ambang pintu dengan kaki gemetar, ku dapati sesosok insan terbaring kaku dengan wajahnya yang pucat,dengan lekat ku pandang ibu dan saudara nya menangis mengepalkan tangan memukul dada seolah sedang dalam sakit yang mendalam. Seketika semua menjadi hancur ,gelap, hening, sepii, begitu menyesakkan sakit hingga kakiku tak lagi mampu menahan, aku terjatuh dan semua hilang.
Uuhh ππ
BalasHapusπππdukungan nya kawan
Hapuskembangkan bakat.a
BalasHapusπππ
BalasHapus